Film Dunia 2015: Terbaik

Sama halnya dengan yang terjadi di negeri ini, 2015 juga menjadi tahun yang luar biasa bagi perfilman dunia. Saya masih sangat ingat ketika Oktober berjalan, film-film dari berbagai belahan bertempur di daftar putar bioskop kita. Bahkan, jumlah film yang rilis dan tayang di bulan itu lebih banyak dari jumlah harinya. Sampai-sampai saya hampir tiap hari datang ke bioskop. Haha. Dan dari sekian banyak judul itu, saya mencoba menyusunnya menjadi daftar yang diisi oleh 20 judul terbaik yang berhasil saya tonton. Jumlah yang saya rasa pas untuk mewakili yang terbaik di antaranya. Ini dia.

  1. Bridge of Spies

ST. JAMES PLACE

Spielberg memang ahli dalam menampilkan kegetiran perang. Dan kali ini, ia menambahkan keteguhan di dalamnya, cerita tentang seorang pengacara yang mengemban tugas diplomasi nyawa di tengah ketegangan perang dingin. Sebuah biopik yang dalam, tetapi mudah dicintai.

  1. The Martian

The-Martian-Matt-Damon

Terkadang, kesepian justru mengantar seseorang pada momen terpenting dalam hidupnya. Begitulah The Martian diceritakan, kisah seorang astronot yang tidak sengaja tertinggal di Mars dengan persediaan yang bahkan tidak mencukupi untuk menunggu misi penyelamatan yang belum tentu ia dapatkan karena jaringan komunikasi yang terputus sama sekali. Kesepian yang uniknya, berhasil ditertawakan oleh Ridley Scott dengan begitu baik, ditambah dengan musik yang luar biasa gila.

  1. The Walk

the walk

Ini adalah sebuah mahakarya ketegangan visual. Sebuah cerita tentang Philippe Petit, seorang high-wire artist pemimpi dan satu-satunya manusia yang pernah berjalan di antara dua puncak menara World Trade Centre. Dan saat kita menontonnya dalam format 3D ke atas, kita akan merasakan berjalan bersama Philippe di sana. Sebuah pengalaman visual yang sangat-sangat menegangkan dan mendebarkan.

  1. Mad Max: Fury Road

mad max

Film paling rusuh yang pernah ada. Setelah kevakuman lebih dari 30 tahun ini, Max kembali dengan petualangan paling rusuh yang pernah ada. Sepanjang film, kita akan melihat kejar-kejaran terbrutal, lengkap dengan tiang penyangga manusia yang dapat meliuk ke sana ke mari, mobil-mobil modifikasi yang akan membuat kita bersumpah serapah, dan para pemusik lengkap dengan pemain gitar tergantung di depan truk yang mengiringi perang dengan berisiknya. Rusuh!

  1. Selma

selma

Beginilah seharusnya biopik tentang seorang aktivis sekelas Martin Luther King disampaikan. Sepanjang perjalanan 128 menitnya, kita akan yakin bahwa seorang Martin Luther King sedang memobilisasi massa menolak diskrimasi hak pilih kaum negro di Alabama. Oyelowo adalah King dan saya ingin berjuang bersamanya!

  1. Inside Out

inside out

Premisnya adalah salah satu premis animasi terbaik yang pernah ada. Janji “A Major Emotion Picture”nya pun tidak berhenti sebagai kata-kata saja. Inside Out mungkin bukan film yang tepat untuk anak-anak, tetapi bagi kita yang pernah menjadi anak-anak, ia akan menjadi petualangan rasa, menjelajahi pikiran yang ada dalam kepala dan hati seorang gadis remaja bernama Riley. Begitu berwarna.

  1. Sicario

sicario

Sebuah teror yang hadir bukan saja dari cerita dan momen-momen aksinya, tetapi juga musik yang begitu mencekam. Villeneuve benar-benar tahu cara mengusik kemanusiaan dengan kengerian realita dan melemparkan jawaban-jawaban pertanyaan tentang misi yang abu-abu secara perlahan. Sebuah thriller kriminal yang efektif menghadirkan ketegangan.

  1. Star Wars: The Force Awakens

star wars

Nostalgia yang begitu menyenangkan. J.J. Abrams memang orang yang paling tepat untuk mengendalikan pesawat kisah sebuah perang bintang. Ia tidak hanya berhasil memberikan penghormatan pada pencapaian seri-seri terdahulunya dengan nostalgia aspek dan momen yang begitu romantis, tetapi juga memberikan penyegaran-penyegaran yang membuat seri baru ini lebih ekspresif dan emosional. Dan Daisy Ridley adalah masa depan yang teramat mempesona.

  1. Creed

creed

Jika berbicara mengenai biopik petinju adalah soal koreografi dan pengelolaan emosi, Creed telah sukses memenangkannya. Melangkah dari franchise tinju paling legendaris, Rocky, Creed berhasil memaksimalkan setiap potensi yang dimilikinya untuk dapat memenangkan hati penontonnya. Sebuah kisah pembuktian nama besar seorang anak yang begitu emosional.

  1. Veteran

veteran

Police Story resmi mendapatkan rival yang kuat. Ini adalah pembuktian Korea Selatan atas kemampuan mereka mengelola ide cerita sederhana dengan segala hal yang mereka punya. Dengan penampilan para pemerannya yang total, musik yang asyik, dan lelucon slapstick yang berkualitas “pecah”, Veteran adalah kejar-kejaran polisi melawan penjahat yang tidak hanya seru, tetapi juga luar biasa menyenangkan.

  1. The Age of Adaline

age of adeline1

Ada dongeng sebagai film yang ketika dituturkan terlihat dan terasa begitu cantik. The Age of Adaline adalah salah satunya. Mengikuti kisah cinta seorang perempuan yang tak pernah menua, yang sebenarnya dipenuhi oleh kepedihan ini, akan terasa seperti mendengarkan dongeng ketika kita kecil. Begitu tulus mendengarkan. Dan Blake Lively terlihat sangat menawan dalam diri seorang Adaline, simbol kecantikan dan cinta yang tak luntur oleh waktu.

  1. The Little Prince

the little prince.jpg

Satu lagi, dongeng yang dituturkan dalam rangkaian gambar bergerak yang begitu cantik. Sepertinya, tahun ini adalah waktu yang baik bagi animasi-animasi dengan cerita lebih dewasa memikat hati para penikmatnya di seluruh dunia. Dengan cerita yang begitu imajinatif dan simbolik, didendangkan dengan musik yang girang riang, dan dilukiskan dengan animasi yang begitu cantik, The Little Prince telah menjadi surat hati yang akan membuat para pemimpi di seluruh dunia jatuh cinta.

  1. Kingsman: The Secret Service

kingsman

Tahun ini, MI6 dan IMF harus takluk di hadapan Kingsman. Dengan gaya yang lebih muda dan cenderung semaunya, Kingsman: The Secret Service adalah film spionase generasi baru yang patut diberikan tepuk tangan sangat meriah, terutama dengan aksinya yang lebih brutal, leluconnya yang asyik, dan scene “orkestra ledakan kepala” yang sangat-sangat ngehe. Kingsman adalah Kick-Ass yang menyamar! Good job, Matthew Vaughn!

  1. Ant-Man

ant-man

Marvel kembali membuktikan bahwa mereka adalah studio yang sangat ahli dalam mewujudkan film superhero yang lebih berwarna dalam gaya. Setelah Guardian of Galaxy sukses menjadi tim superhero yang super sengak, Ant-Man, dengan tingkat antisipasi yang tidak terlalu tinggi, dengan mulus tampil sebagai superhero yang paling konyol. Ya, Ant-Man tampil sangat menghibur dengan konsep pertarungannya yang luar biasa komikal, tetapi tetap seru dan menyenangkan. Dan Ant-Man lebih punya banyak cerita untuk diperbincangkan setelah kita keluar bioskop dengan rahang yang sudah kram.

  1. Spy

NINTCHDBPICT000171589082

Salah satu hal yang menjadikan tahun ini sangat menyenangkan adalah komedi yang lebih berhasil pada banyak filmnya. Bahkan, film-film spionase yang sebelumnya cenderung mengedepankan gaya yang elegan dan “tampan” diisi oleh judul-judul baru yang berani keluar jalur. Selain Kingsman, Spy menjadi salah satu yang memuaskan dengan berbagai anomali yang dimunculkannya. Agen yang bukan agen, agen yang tidak tampan dan elegan, aksi-aksi yang berhasil karena gagal, dan Jason Statham yang tampil konyol. Melissa McCarthy adalah agen yang sangat menjanjikan.

  1. The Good Dinosaur

the good dinosaur

Disney kembali. Dan seperti animasi disney lainnya, The Good Dinosaur adalah animasi yang hangat untuk keluarga. Kita akan melihat pertemanan yang unik, tetapi dipenuhi oleh ketulusan, antara dinosaurus kecil bernama Arlo yang sangat “manusiawi” dan teman manusianya yang lebih “hewani”. Sebuah perjalanan menemukan rumah dan keluarga yang dipenuhi oleh cinta.

  1. Love & Mercy

love & mercy

Sebuah musikal yang baik akan mampu mengajak para penontonnya untuk bernyanyi bersamanya, setidaknya, hatinya terhanyut di dalamnya. Love & Mercy adalah biopik tentang seorang Brian Wilson, nyawa dari The Beach Boy yang disebut banyak orang sebagai band rock nomor satu sepanjang sejarah Amerika. Film ini, hidup dengan musik-musik Brian Wilson dan cara Bill Pohlad menampilkan Brian sebagai seorang manusia.

  1. Who Am I?

who am i

Who Am I? merupakan salah satu thriller tentang hacker yang unik karena berfokus pada kelompok yang terobsesi untuk “hacking the real word“, dan dirangkai dengan baik melalui konsep yang matang dan plot twist yang berlapis. Sebuah thriller dari Jerman yang berhasil menyeret para penontonnya ke dalam petualangan hacker yang sulit diterka, bahwa hingga menjelang credit title muncul di penghujungnya.

  1. The End of The Tour

the end of the tour

Ini adalah catatan wawancara dalam perjalanan dari seorang jurnalis Rolling Stone dan penulis yang membuat takjub dunia sastra dengan novel setebal 1000 halamannya. Sepanjang cerita, kita akan mengikuti perjalanan wawancara keduanya, dialog-dialog berat tentang segala hal yang ada dalam hidup banyak manusia yang uniknya tidak terasa membosankan dengan penampilan Jason Segel dan Jesse Eisenberg yang sangat solid. Keduanya adalah bro yang dekat pada pertemuan pertama karena kejujurannya.

  1. The Throne

the throne

Drama kerajaan merupakan salah satu tema yang potensial dalam industri film Korea Selatan. Dan The Throne membuktikannya kembali tahun ini. Dengan penceritaan dua masa yang diceritakan berselingan dan penampilan terbaik Yoo Ah In sebagai seorang kandidat penerus tahta yang mengalami gangguan mental, The Throne mampu menuturkan drama yang baik dalam setiap aspek sinemanya.

Tinggalkan Balasan