SHORT REVIEW – COMIC 8: CASINO KINGS PART 2

review-comic-8-casino-kings

Sejak menonton Mamacake dari DVD yang dibeli dengan penuh perjuangan (dari uang saku masa kuliah yang saat itu punya banyak saluran pengeluaran) beberapa tahun yang lalu, saya telah menjadikan seorang Anggy Umbara sebagai salah satu sutradara panutan. Caranya menyisipkan idealisme dan mewujudkannya sebagai sebuah karya, bagi saya, telah menjadikannya salah satu sutradara penting yang dimiliki negeri ini. Maka, setiap kali nama Anggy Umbara tercantum dalam sebuah produksi sinema, saya sudah pasti menyiapkan diri untuk menikmatinya di bioskop. Comic 8: Casino Kings Part 2 tentu menjadi salah satunya.

Casino Kings Part 2 adalah kelanjutan kisah dari sekuel Comic 8: Casino Kings Part 1 yang telah tayang tahun lalu. Premisnya sendiri berada pada kisah delapan agen rahasia Comic 8 yang dijebak dalam sebuah survival judi online oleh The King. Sebuah survival yang mengharuskan mereka melawan para jagoan legendaris. Dan dengan bagian pertama yang sudah begitu banyak bercerita, bagian terakhir ini nampaknya hanya menyisakan penyelesaian yang tak seberapa. Kabar buruknya, hasilnya berkata sama.

Anggy Umbara, dengan pencapaiannya pada film-film sebelumnya, nampaknya mulai kelelahan dalam menceritakan sisa perjalanan delapan agen rahasianya. Memang, tidak begitu mengecewakan, tetapi juga jauh dari sebuah presentasi yang membanggakan. Bahkan, jika dibandingkan dengan bagian pertamanya yang sudah banyak dinilai turun secara kualitas dari pendahulunya. Comic 8, sebagai sebuah komedi aksi yang tampak ambisius dengan begitu banyak nama komika, yang mapan dengan gaya komedi “berbeda”, justru gagal meledakkan tawa. Anggy dan dan Fajar Umbara yang duduk di kursi penulisan justru memilih untuk lebih banyak menggunakan komedi usang yang terbukti tak menendang. Padahal, potensi yang ada dalam jejalan nama-nama itu sangat memungkinkan untuk meledak dengan daya yang luar biasa.

Presentasi Anggy dalam bagian terakhir Comic 8: Casino Kings Part 2 ini memang jauh dari kata memuaskan. Namun, aksi yang ditampilkan di dalamnya justru dapat dibilang jauh dari kata mengecewakan. Bersama gaya slowmotion khas Anggy, koreografi aksi di tengah hujan yang ada di dalamnya akan menjadi aksi yang luar biasa. Sedikit membayar kekurangannya pada aspek komedi dan naskah tadi. Pun pada akhirnya, dengan penutupannya yang seperti biasa dilapisi dengan twist, Comic 8: Casino Kings Part 2 berhasil ditutup dengan cara yang cukup mengesankan.

★★1/2

 

Baca juga: Review Pesantren Impian

Tinggalkan Balasan