[Review] The King – Politik, Hukum, & Sisi Gelapnya

The KingSalah satu tema yang sedang sering diulik oleh pekarya film di Korea Selatan adalah politik yang juga banyak berisisan dengan soal-soal hukum. Dan tema ini relatif berhasil dikerjakan oleh mereka. A Violent Prosecutor merupakan satu di antara keberhasilan itu. Lalu, beranjak dari lingkup cerita yang sama, Han Jae Rim (The Face Reader) mengerjakan The King. Menempatkan Jo In Sung (The Classic) sebagai karakter utama dan Jung Woo Sung (A Moment to Remember) di dalamnya. Kombinasi yang cukup mematikan.

 

The King bercerita tentang Park Tae Soo (Jo In Sung), anak seorang preman di Makpo yang menghabiskan masa kecil sampai remajanya dengan berkelahi dan menjadi jagoan di sekolah. Suatu hari, ia mengalami kejadian yang mengubah dirinya dan membuatnya ingin menjadi jaksa. Dan ketika ia sedang menapaki karirnya sebagai jaksa dengan sungguh-sungguh, pertemuan dengan jaksa panutannya dulu, Han Kang Sik (Jung Woo Sung) membawanya pada pilihan yang akan menentukan masa depannya.

 

Paruh awal The King berjalan biasa saja. Tidak ada hal baru yang menjadikannya berbeda dengan film bertema sama sebelumnya. Terlebih lagi, Han Jae Rim cukup kewalahan mempertahankan tensi cerita dalam beberapa kesempatan. Menjadikan 134 menit aksinya cukup berpotensi terasa terlalu panjang. Namun, Han Jae Rim menyingkirkan segala kelemahan tersebut dengan paruh keduanya yang mengesankan.

 

Memanfaatkan banyak hal yang sudah ditampilkan pada paruh pertama, The King membalikkan keadaan dengan perlahan, tapi pasti. Hal-hal yang tadinya kita sangka sekadar pembangun cerita, ternyata memiliki peran yang penting dalam mengubah situasi. Pun dengan intrik politik yang menarik dan mampu dengan baik merekam “dunia”. Dan pada akhirnya, twist terakhir membuat saya bertepuk tangan dengan senang.

 

Sayangnya, ada satu catatan pada perubahan dan kejutan-kejutan yang terjadi dalam The King. Park Tae Soo sebagai karakter utama tidak diberikan waktu yang cukup untuk memperlihatkan perkembangannya dengan meyakinkan. Padahal, hanya butuh sedikit tambahan dalam proses perkembangannya untuk menghapuskan catatan ini dalam daftar. Beruntung, Jo In Sung dapat memerankannya dengan cukup mengesankan. Menampilkan jaksa muda yang cukup cerdas, energik, tapi seringkali bingung menghadapi pilihan-pilihannya pada hidup.

 

Bagi saya, The King juga memiliki beberapa kelebihan lain. Keberhasilannya memadukan kejahatan, hukum, dan politik Korea Selatan mampu membangun latar yang kuat bagi kisah Park Tae Soo. Mempresentasikan sisi gelap yang tidak baik-baik saja. Lalu, ada bromance yang cukup baik ditampilkan oleh In Sung dan Ryu Jun Yeol (Reply 1988). Menghangatkan suasana dan menjadi emosi yang tidak pernah luput dari film-film Korea. Dan keberhasilannya membalikkan keadaan pada akhirnya itu saya rasa layak mendapatkan tepuk tangan.

 

★★★

 

Baca juga: Review Master

Tinggalkan Balasan