SHORT REVIEW – MASTER

MasterBagi banyak orang, karya suara-visual Korea Selatan mungkin terikat pasti dengan dramatisasi yang berlebihan. Namun, percayalah, karya sinema Korea Selatan tidaklah selalu demikian. Hari ini, pencapaian mereka dalam film-filmnya sangatlah mengagumkan. Pencapaian yang mulai menyandingi film-film Eropa dan Amerika, tetapi dengan kesederhanaan dan sentuhan emosi yang lebih kuat pada momen-momen di dalamnya. Hal-hal yang memberikan pengalaman berbeda bagi para penontonnya. Master merupakan salah satu di antaranya.

 

Master sendiri bercerita tentang penyelidikan yang dilakukan Kim Jae-Myung (Gang Dong-Won) atas dugaan kejahatan finansial Presiden One Network, Jin Hyun Pil (Lee Byung-Hun) melalui sistem finansial piramida yang dirancang oleh Park Jang Goon (Kim Woo Bin).  Usaha pertama yang dilakukan oleh Kim adalah memaksa Jang terlibat untuk menjebak Jin dari dalam. Master menjadi pertarungan kepintaran yang menegangkan antara Kim dan Jin.

 

Kejahatan finansial atau hal-hal di sekitar keuangan dan ekonomi lainnya seringkali ditampilkan sebagai aspek cerita yang rumit dalam film. Maka, ketika mengetahuinya sebagai tema dalam Master, saya sudah menyiapkan pikiran untuk mencerna itu semua dengan baik. Namun, saat mengikuti Kim dalam penyelidikannya, tidak terlalu banyak kerumitan mengenai keuangan yang muncul di depan saya. Jo Eui-Seok menuliskan dan menuturkannya sekaligus dengan baik dan sederhana.

 

Dalam Master, ada banyak hal yang ditempatkan oleh Jo Eui-Seok sepanjang cerita untuk menjadikannya menarik dan mengesankan. Saya tidak hanya menemui penjelasan yang sederhana, tetapi juga aksi menegangkan, kejar-kejaran seru, ledakan-ledakan, dan twist dengan penempatan yang tepat. Tidak lupa, kritik pada sistem ekonomi dan pemerintahan korup yang menjadikannya penting. Master menggali dengan sederhana kejahatan finansial dan bobroknya sistem yang korup, lalu melengkapi dengan aksi & twist yang cerdas.

 

Sebagai sebuah crime-thriller-action, semua hal di atas telah menjadi pondasi kuat bagi Master untuk tampil menarik. Lalu, kehadiran ketiga aktor utamanya menjadikannya lebih menarik lagi melalui penampilan dan aksi yang efektif. Dan pada penutupnya, ada elemen emosi yang dimasukkan melalui para korban kejahatan finansial. Membicarakan kejahatan finansial dengan sederhana sekaligus menyenangkan tidaklah mudah. Master berhasil melakukannya.

 

★★★1/5

 

 

Baca juga: Review Ponyo

 

Tinggalkan Balasan