Film Terbaik 2021

film terbaik 2021

Tahun ini, meski masih sangat terasa berat bagi banyak dari kita, hari-hari perlahan mulai berangsur pulih. Tidak terkecuali dengan kegiatan bersinema. Ruang-ruang pemutaran secara luring sudah mulai dibuka dan yang spesial, beberapa festival daring yang mulai hadir setahun lalu masih bertahan. Saya merangkum pengalaman mengunjunginya dalam catatan untuk film-film terbaik selama satu tahun terakhir ini. Sebuah daftar berisi film-film yang dirilis di bioskop kita/streaming platform atau ditayangkan dalam festival film daring/luring sejak akhir 2020 hingga akhir 2021 dan berhasil saya akses sebelum 1 Januari 2022. Dan ini dia, 25 film terbaik 2021 ala Kinerasya.

25 Film Terbaik 2021

  1. Tick, Tick… Boom!

    review tick tick boomSebuah surat cinta yang magis untuk para pekarya di seluruh dunia yang ditulis-disampaikan dengan sangat puitis oleh Lin-Manuel Miranda (sebagai karya pengarahan pertama) dan dihidupi sepenuh jiwa oleh seorang Andrew Garfield. Adaptasi karya kedua Jonathan Larson yang dirangkai dalam konsep pertunjukan yang unik dengan lagu-lagu berkesan kuat. Saat ini dapat ditonton di NETFLIX.

  2. C’mon C’mon

    review c'mon c'monJoaquin Phoenix dan Woody Norman menjalani beberapa hari bersama sebagai paman dan keponakan laki-laki kecilnya. Menghadiahi kita sebuah rekaman hangat akan keluarga dan rumit-sederhananya hidup dari sudut pikiran anak, juga mengenalkan kita pada interaksi bersama anak yang penuh apresiasi. Kisah kaya warna yang berpadu kontras dengan monokrom pada sinematografi indahnya. Saat ini dapat ditonton di iTunes & Youtube US.

  3. Nomadland

    review nomadlandSebuah perenungan akan hidup, pencarian diri, dan kehilangan yang teramat dalam. Kisah yang hangat sekaligus terasa dingin luar biasa dalam kesendirian dan pertemuan-pertemuan dengan orang-orang nomad di Amerika. Karya sinema yang sangat dihidupi pemeranan Frances McDormand yang sangat kontemplatif, pengarahan Chloé Zhao yang puitis, dan visual indah Joshua James Richards. Saat ini dapat ditonton di Disney+ Hotstar.

  4. The Father

    review the fatherFlorian Zeller menempatkan saya pada garis dan batas pandang yang sama dengan karakter utamanya untuk menanamkan empati yang lebih utuh. Dan sepanjang cerita saya ikut mengalami kebingungan, patah hati, dan segala emosi yang dirasakannya. Sebuah kisah tentang demensia yang dihidupi dengan sangat luar biasa oleh Anthony Hopkins dan Olivia Colman. Saat ini dapat ditonton di iTunes.

  5. A Hero

    review a heroA Hero adalah kisah tentang sisi lain dari sebuah niat baik. Bahwa niat baik seringkali juga punya lapisan-lapisan lain yang mengantarkannya pada berbagai konsekuensi, seperti halnya hidup yang tidak hitam-putih. Rangkaian kritik dari Asghar Farhadi yang membawa saya pada tangga-tangga emosi yang melelahkan, sekaligus juga menghadirkan refleksi. Bisa ditonton di KLIKFILM mulai 17 Januari 2022.

  6. The Mitchells vs. The Machines

    the mitchells vs the machinesSepanjang perjalanan menyelamatkan dunia bersama Keluarga Mitchell yang disfungsional, saya berkali-kali terbahak, bersorak, dan menangis-sambil-tertawa. Sebuah pengalaman yang hanya bisa didapat dari karya yang jujur dan dibuat dengan niat-hati yang hangat. Memberi banyak pelajaran tentang keluarga dan ketidaksempurnaan dengan penutup eksentrik dan selipan-selipan cerdas komedi. Saat ini dapat ditonton di NETFLIX dan CATCHPLAY.

  7. Drive My Car

    review drive my carSeratus tujuh puluh sembilan menit yang mengalun pelan, tanpa harus membuat saya merasa bosan. Ryusuke Hamaguchi dengan brilian memadukan karya Haruki Murakami dan Anton Chekhov dalam refleksi puitis yang sangat lembut akan kehilangan dan penyesalan melalui rehearsal, pementasan, dan dialog-dialog dalam sebuah mobil berwarna merah. Segera di KLIKFILM.

  8. Coda

    review film codaMelalui Coda, Siân Heder bicara banyak sekali hal tanpa banyak berkata-kata. Obrolan hangat tentang keluarga dan mimpi yang dengan lembut membicarakan musik dalam isyarat-isyarat yang menyentuh. Auditorium scenenya adalah salah satu momen terbaik yang saya alami dalam film setahun lalu. Kesederhanaan yang memiliki kompleksitas sendiri. Saat ini dapat ditonton di Apple TV+.

  9. Yuni

    review yuniComing of age dengan sensitifitas isu yang mengagumkan. Melalui Yuni, Kamila Andini membicarakan perempuan Indonesia dan segala keterbatasan/tantangan yang harus dihadapinya di tengah masyarakat patriarki dalam sebuah presentasi yang gamblang dan mencuri perhatian. Dan Arawinda Kirana menghidupinya dengan sempurna dalam debut pemeranan utamanya di film cerita panjang. Cool pisan!

  10. Wheel of Fortune and Fantasy

    review wheel of fortune and fantasyAntologi tiga kisah dengan nuansa dan daya tarik yang berbeda, tapi sama-sama kuatnya. Dalam ketiganya, Ryusuke Hamaguchi membicarakan takdir dan penyesalan melalui karakter-karakter perempuan yang unik, kejutan-kejutan kecil, dan dialog yang sangat menarik untuk disimak. Sebuah karya drama yang playful dan memorable bagi saya di tahun lalu.

  11. Promising Young Woman

    promising young womanDalam debut pengarahannya, Emerald Fennell mengirimkan rangkaian tanda persetan berupa pembalasan dendam atas kejahatan seksual pada laki-laki brengsek dan orang-orang yang tidak menyesali kejahatannya. Brutal, getir, sekaligus menyenangkan. Oh, Carrey Mulligans memukau sekali! Saat ini dapat ditonton di HBO GO.

  12. The French Dispatch

    review the french dispatchWes Anderson bermain-main dengan set artistik, layout, warna, komedi, dan komposisi simetri dalam tiga tulisan pendek fafifu wes wes wes. Karya sinema yang dikerjakan dengan presisi dan teknik yang memancing decak kagum. Menyenangkan sekali rasanya menyimak detik seluruh komposisi tersebut dari satu frame ke satu frame yang berikutnya hingga selesai. Saat ini dapat ditonton di iTunes dan Youtube US.

  13. Spencer

    review spencerPablo Larraín menampilkan satu momen paling genting dalam kehidupan Lady Diana dalam sebuah psychological drama yang efektif membuat saya terpaku mengikutinya. Komposisi visual sempurna, warna-warna cantik, gaun-gaun indah, dan latar istana Inggris yang megah, berpadu secara kontras dengan kesesakan yang dihadirkan oleh Kristen Stewart dalam pemeranan terbaiknya sejauh ini. Saat ini dapat ditonton di iTunes dan Youtube US.

  14. Stand by Me Doraemon 2

    review stand by me doraemon 2Kali ini, seluruh perjalanan Nobita adalah tentang menemukan diri sendiri. Dan bersamanya kita ikut belajar memaknai setiap detik dalam hidup dan orang-orang yang kita sayang. Konsep time travel dan pemanfaatan alat-alat ajaibnya pun berhasil dieksekusi menjadi petualangan yang menarik untuk disimak. Karya animasi yang berhasil membuat saya sesenggukan sambal tertawa. Saat ini dapat ditonton di NETFLIX dan Vidio.

  15. Language Lessons

    review film language lessonsKarya terbaik sejauh ini yang memanfaatkan konsep obrolan video daring sepanjang durasinya. Obrolan intim dan hangat (meski sesekali terasa getir) yang diperankan secara meyakinkan oleh Natalie Morales dan Mark Duplass sehingga membuat saya merasa terlibat sepenuh hati. Sebuah tuturan menyentuh tentang hubungan dua manusia yang melebihi batasan ruang. Manis! Saat ini dapat ditonton di KLIKFILM.

  16. Dune

    review film duneDenis Villeneuve mewujudkan semesta Dune yang kompleks dengan segala elemen politik, mitos, dan sci-fi melalui sebuah epic yang efektif dalam bertutur. Visi yang dihidupi dengan baik oleh seluruh ensemble cast yang ada dan digaungkan dengan eksponensial oleh musik dari Hans Zimmer dan sinematografi Greig Fraser. Sebuah pengantar semesta yang luar biasa. Saat ini dapat ditonton di HBO GO.

  17. Titane

    review film titaneSebuah body horror yang memberikan beragam kengerian yang tanpa ampun pada saya sepanjang jalan. Brutal dan vulgar, sekaligus terasa pintar dan punya hati yang cukup dalam. Memaksakan bermacam-macam emosi dan pengalaman menonton yang traumatis. Kisah cinta yang sungguh metal. Saat ini dapat ditonton di KLIKFILM.

  18. Escape from Mogadishu

    review escape from mogadishuPolitical thriller yang dengan baik memanfaatkan latar ruang-masanya dan relasi Korea Selatan-Utara untuk menciptakan survival/escape story yang menyentuh, sembari tetap menyisipkan propaganda secara cukup humanis. Intens dan sangat efektif memancing saya untuk ikut terlibat secara emosi. Saat ini dapat ditonton di VIU dan iQIYI.

  19. One Night in Miami

    review one night in miamiMuhammad Ali, Malcolm X, Sam Cooke, dan Jim Brown berkumpul di sebuah kamar hotel dan membicarakan banyak hal, dari hal-hal ringan hingga masa depan black people di Amerika Serikat. Menghadiahkan pada saya rangkaian perdebatan dengan performance yang sungguh impresif dari empat aktornya. Saat ini dapat ditonton di Prime Video.

  20. The Green Knight

    review the green knightSebuah puisi berlatar legenda Arthurian yang dipresentasikan oleh David Lowery melalui perjalanan yang “aneh”, sudut-sudut gambar ekstrim, komposisi yang magis, dan warna-warna yang cantik. Sulit dipahami secara utuh, tapi punya daya pikat begitu hebat. Sebuah petualangan “romantis” yang intens dan aesthetic. Saat ini dapat ditonton di iTunes & Youtube US.

  21. The Worst Person in the World

    review the worst person in the worldKisah cinta romantis tragis yang dengan baik membicarakan rapuh dan labilnya pencarian cinta seorang manusia. Sebuah jurnal yang ditulis dan dibacakan dengan gaya yang unik oleh Joachim Trier, serta dibubuhi daya pikat yang mematikan oleh Renate Reinsve. Karya reflektif yang melankolis dan seksi. Segera di KLIKFILM.

  22. King Richard

    review king richardKisah seorang ayah yang membesarkan dua orang perempuan petenis terbaik sepanjang sejarah dengan mimpi dan kerja keras. Will Smith secara luar biasa menghidupkan Reinaldo Marcus Green dengan seluruh sisi kuat-rapuhnya. Dan saya menyimak sepenuh jiwa raga perjalanan karir Venus dan Serena William di dalamnya.

  23. Penyalin Cahaya

    review film penyalin cahayaWregas Bhatuneja menulis dan membacakan sebuah pernyataan yang sangat tebal berisi perlawanan pada kejahatan seksual, terkhusus di lingkup kampus dan kesenian. Sebuah investigasi intens yang ditampilkan melalui permainan cahaya dan aspek teknis yang mengagumkan. Juga pemeranan yang luar biasa impresif dari Shenina Cinnamon dan Chicco Kurniawan. Karya debut yang penting untuk dibicarakan. Segera di NETFLIX 13 Januari 2022.

  24. Pawn

    review film pawnMelodrama tentang relasi ayah angkat dan perempuan kecil dengan latar cukup dilematis yang berhasil dituturkan sebagai pemantik haru yang efektif oleh Kang Dae-gyu. Sung Dong-il dan Park So‑yi berhasil menampilkan ikatan yang kuat sebagai ayah-anak dan kisah pencarian di dalamnya berhasil membawa saya dalam momen-momen sangat berkesan. Saat ini dapat ditonton di VIU dan Vidio.

  25. No Time to Die

    review no time to diePerpaduan yang tepat dari elemen-elemen klasik James Bond dan hal-hal modern dalam kisah romantis berhati besar yang dirayakan dengan action sequence seru dan kehadiran Léa Seydoux yang memikat hati. Menjadikannya perpisahan yang emosional, elegan, dan bermartabat untuk perjalanan panjang Daniel Craig sebagai 007. Segera di Youtube dan iTunes 13 Januari 2022.

Special mention: Judas and the Black Messiah, Benedetta, Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas, Memoria, dan The Last Duel.

Baca juga: Film Terbaik Dunia 2020

Tinggalkan Balasan